Agak lama jugak aku peram entry nie. Saya seorang isteri, berusia 24 tahun dan baru berkahwin bulan Julai yang lalu. Sebelum berkahwin saya telah jatuh cinta dengan suami orang yang berusia 39 tahun. Dia juga telah mempunyai 4 orang anak. Memang aku stim dekat Sarinah. Tak perlu aku nak cerita panjang bagaimana aku kenal dia. Yang pastinya dia adalah bini orang yang tua 6 tahun dari aku dan dilahirkan pada tahunsurirumah sepenuh masa dan mempunyai 4 orang anak.

Aku terburu2 ke stesen keretapi. Whistle dah bunyi. Naik sembarang gerabak. Seorang pemuda dipintu menghisap rokok. Aku senyum eksen pandai dan jalan ke kiri. Tak jumpa pula tempat aku. Terpaksa patah balik. Jumpa dia dan senyum lagi. Hai, aku Zafri, lebih mesra dipanggil Zack. Aku nak ceritakan pengalaman pertama aku dalam seks. Well, dulu aku study kat sebuah IPT di ibu kota ni, tapi sekarang dah dua tahun lebih aku kerja sebagai Pegawai Pemasaran di sebuah company […].

Cerita ini adalah kisah yang benar-benar berlaku dalam hidup ku ini. Aku bercerita berdasarkan pengalaman ku sendiri. Aku berani bersumpah apa yang aku ceritakan ini semuanya benar belaka bukanya rekaan. Apa yang aku harapkan agar pembaca semua mengambil ikhtibar dari […]. Saya berumur 40an, mempunyai isteri dan 4 orang anak.

Kini saya menjalan perniagaaan menjual dan servis komputer. Cukuplah intro setakat itu. Isnin lebih kurang 10 pagi saya menerima panggilan talipon dari pelanggan baru meminta datang ke rumahnya untuk servis komputernya […]. Join kami di telegram klucah untuk mendapatkan gambar2 terbaru dan cerita2 terbaru setiap hari. Skip to content. By : Syakilla Maisara June 14, June 14, Ada jer skill diorang yg mengejutkan saye.

Fitrrina nii memangg cantik, jubur tonggek, buah dada besar yg bulat, agak tajam dan montok walaupun body dia lansing. Kasehan pada uncle Dandu yg tak mempunyai pekerjaan yg tetap.

cerita lucah diperkosa beramai ramai ganas

Kerja mengangkut barang barang dgn taukeh Cheng itu bukannya sentiasa ada. Kadang kadang satu atau dua hari sahaja dlamm satu minggu. So bila ada masa terluang, kekadang saye akan lepak kat irc atau pon kat icq dallam internet kat rumah. Jadi saya dan kawan kawan sama sama berkhatan. Takut jugak saya.

Lepas berkhatan luka kote saya kena dirawat.

cerita lucah diperkosa beramai ramai ganas

Seminggu, lukanya kote saya masih belum sembuh Ceritanya bermula ketika aku balik kampung halaman kerna aku disuruh oleh papa untukk mengambil geran tanah di rumah pak cik ku. Saya ditugaskan utk mengedalikan beberapa perkara di institusi ini. Ada seorang sekretari yg memangg diakui seorang yg kurang ajar. Cara perwatakan diaorang and cara bercakap dng orang mmg kurang ajar semuanya. Badan diaorang nii Semuanya berlaku ketika saya bersekolah dan tahun itu saya sedang bersiap menduduki peperiksaan spm.

Sememangnya sejak mula saya tinggal di asrama, banyak pekara tentang sex yanng saya pelajari, dari kawan kawan, majalah, cerita lucah Punya keluarga yanng mewah mmg saat mengembirakan, apa sahaja yanng diimpikan pasti menjadi kenyataan.

Wang ringgit mengalir barang berharga dari luar dan dalam negeri menjadi mainan dibadanku, pakaian, kasut dan sebagainya sudah tak daya Zara adalah seorang yanng periang dan peramah. Bentuk fizikalnya yanng ramping berkulit kuning langsat dan mempunyai ketinggian yanng sederhana mengamit ramai pemuda untuk menawan hatinya. Mukanya yanng ayu dgn kata-katanya yanng lemah-lembut menambahkan lagiAku terbangun dengan kepala pening dan mengingat-ngingat apa yang terjadi, tanganku rasanya nyeri sekali, sesaat kemudian aku sadar ternyata tanganku terikat ke atas pada papan yang melintang dengan tali tambang yang kuat, aku tergantung di situ cukup tinggi, aku melihat ke bawah, dan melihat kakiku yang juga terikat tidak mencapai lantai, aku tersentak kaget menyadari tergantung dalam keadaan telanjang bulat, tanpa busana sama sekali.

Lalu kudengar erangan dan rintihan wanita, yang rasa-rasanya aku mengenali suara itu, saat pandanganku mulai jernih, aku melihat ternyata aku tidak sendiri di ruangan itu, di tengah ruangan ada meja kecil, dan di atas meja tersebut tampak sesosok tubuh gadis berkulit putih dalam keadaan tubuh nyaris telanjang bulat, hanya tersisa BH yang menutup payudaranya yang membukit indah, tali kutangnya telah terlepas sehingga semrawut dan menampakkan sebagian besar kulit putih mulus yang menggunung itu.

Tangan gadis itu terikat di belakang punggung, meja kecil itu hanya dapat menampung punggung gadis itu, sehingga kepala gadis itu jatuh menengadah. Di depan gadis itu tampak seorang pemuda bugil sedang memeluk kedua paha gadis itu yang tersandar di pundak kiri kanannya, sambil membuat gerakan maju mundur. Suara rintihan yang kudengar berasal dari gadis itu, samar-samar masih dapat kudengar, "Ooohh Darahku tersirap menyadari bahwa suara itu sangat mirip Erni, atau memangkah gadis yang sedang diperkosa itu Erni?

Aku tidak pernah melihat Erni telanjang, tapi tubuh indah di atas meja itu memang seperti postur tubuh Erni. Setelah beberapa saat pandanganku semakin jelas, tampaklah bahwa gadis itu memang Erni! Sweater, kaos dalam, celana jeans, dan celana dalam Erni tampak berserakan di lantai. Aku melihat perkosaan itu dengan marah, namun aku tak berdaya menolong karena menolong diri sendiri saja aku tidak mampu, dan entah mengapa, setelah beberapa saat melihat Erni yang tak berdaya dalam keadaan nyaris bugil, tak dapat ditahan batang kemaluanku pelan-pelan menegang keras.

Pria yang sedang memperkosa Erni terus memompa batang kemaluannya masuk ke dalam liang kemaluan Erni. Tampak Erni berusaha mengatupkan pahanya namun pria itu melebarkan kaki Erni sehingga berbentuk huruf V, dan terus memompa masuk dengan buas, kemudian tangannya menyentakkan BH Erni dengan kasar dan tampaklah bukit kembar Erni terpentang bebas, membusung menantang dan sangat menggairahkan, bahkan dalam posisi dada yang agak tertarik karena kepala Erni yang menengadah ke bawah.

Payudara itu masih tampak montok dan padat, pemerkosa itu terus memompa sambil tangannya meremas-remas payudara Erni itu. Tiba-tiba pintu terbuka, dan muncul sekitar 3 pemuda yang berpakaian lengkap, mereka tertawa-tawa melihat temannya sedang memperkosa Erni, salah satu melihat padaku dan berkata, "Eh, lihat.

Itu pacar kamu kan! Doel rupanya telah selesai memperkosa Erni, ia lalu menuntun Erni yang tampak sudah lemah ke tempat kami, "Ini nih Kalo nggak gua potong peler adik elo dan pentil susu elo! Mereka lalu membuka baju hingga bugil, keempat pemuda yang telah telanjang bulat itu lalu menelungkupkan Erni di atas meja, sehingga payudara Erni menempel di atas meja dan Erni dalam posisi menungging, kemudian dengan buas mereka mulai memperkosa Erni secara bergantian, sehingga Erni menjerit-jerit dan melolong histeris, batang kemaluan mereka rata-rata besar dan panjang, sekitar 16 cm lebih, dan secara bergantian kemaluan-kemaluan itu mengaduk-aduk liang kemaluan Erni yang semakin lama semakin lemas.

Sambil memperkosa Erni, mereka sesekali mengejekku. Tangan Erni kembali diikat di belakang punggung, Anto duduk di atas kursi sementara Erni di atas pangkuannya dengan paha mengangkang dan posisi berhadapan. Dengan posisi duduk, buah dada Erni tampak sangat menggairahkan, apalagi dengan tubuhnya yang ramping, tampak buah dadanya tergantung indah, padat dan berisi dengan putting susunya yang masih mungil dan berwarna kemerahan. Lelaki yang memperkosa Erni itu meremas-remas kedua belah payudara Erni dengan bernafsu, kadang ia mendempetkan kedua buah dada itu lekat-lekat sehingga belahan payudara Erni terbentuk indah di hadapannya.

Pemuda itu terus memperkosa Erni dengan brutal sehingga tubuh Erni tergoyang-goyang. Erni hanya dapat merintih-rintih dalam keadaan antara sadar dan tidak. Sambil terus memompa Erni, ia tertawa-tawa disaksikan teman-temannya yang tidak sabar menanti giliran, "Elo mau bukti kakak elo ini keenakan? Lalu tiba-tiba pemuda itu berhenti memompa Erni, secara refleks Erni melenguh dan mulai menggerak-gerakan pantatnya sendiri agar tetap dikocok oleh kemaluan pemuda itu, "Hahaha Pemuda itu tertawa sambil memeluk tubuh Erni, tangannya mengelus-ngelus punggung putih mulus Erni sementara buah dada Erni yang kenyal terjepit di dadanya yang berbulu.

Rupanya Erni mendengar perkataan itu, wajah Erni tampak memerah karena malu dan marah, lalu tubuhnya diam tak bereaksi, pemuda itu menjadi marah dan menarik kuat-kuat kedua buah dada Erni. Satu ditarik ke atas dan satu ditarik ke bawah bergantian dengan keras sehingga Erni menjerit-jerit kesakitan, "Dasar cewek munafik!

Gua bikin elo orgasme dan elo nggak bisa bohong bahwa elo keenakan minta diperkosa! Dengan bernafsu kembali pemuda itu memperkosa Erni, sesekali ia kembali menghentikan pompaannya, dan secara refleks kembali Erni ganti menggoyangkan pantatnya maju mundur, selama beberapa saat hingga Erni sadar dan dapat mengendalikan tubuhnya.

Hal itu terjadi berkali-kali, bahkan saat pemuda itu mendorong tubuh Erni hingga batang kemaluannya keluar dari liang kemaluan Erni. Secara refleks diluar kemauan Erni sendiri. Tubuh Erni kembali merapat sehingga batang kemaluan itu kembali terbenam ke dalam liang senggamanya sambil kaki Erni melipat erat seolah-olah takut lepas. Pemuda itu semakin lama tampak semakin ganas memperkosa Erni, hingga selang beberapa saat tampak tubuh Erni berkelonjotan dan menegang, kedua kakinya mengacung lurus dengan otot paha dan betisnya mengejang, jari-jari kakinya menutup, dan nafas Erni tak teratur sambil terus merintih keras dan panjang, "Ohhh Setelah berkelonjotan sesaat, tubuh Erni tumbang dengan lemas di pelukan pemerkosanya.

Pemuda itu masih terus memompa Erni yang telah lemas sambil nyengir senang dan berkata, "Hehe. Tiba-tiba pintu kembali terbuka, dan alangkah kagetnya aku melihat begitu banyak pemuda yang masuk, sekitar 10 orang lebih, termasuk salah seorangnya adalah pria besar tegap yang menghajarku.Disekolah aku mempunyai seorang teman akrab cewek bernama Shafira. Dia orangnya lumayan cantik, meski lebih pendek dariku namun dia sering sekali gonta-ganti pacar.

Shafira memang sangat menarik, apalagi ia sering menggunakan seragam atau pakaian yang minim sehingga terlihat seksi… peduli amat kata guru, pesona jalan terus! Oia namaku Laily, waktu darmawisata sekolah ke Cibubur, aku dan dia sekamar, dan 4 orang lain. Disana, kami berenam tinggal dengan 1 kelompok perempuan lainnya, dan di belakang villa kami, hanya terpisah pagar tanaman, adalah villa laki-laki. Kami berkeliling melihat-lihat pasar lokal, villa utama dan tempat-tempat lain yang menarik.

Di jalan kami bertemu dengan Ringgo, Rahadi, dan Yudha yang kayaknya lagi sibuk bawa banyak barang. Ogut sama yang lain mau pindahan nih ke villa laki-laki yang satunya, villa utama udah penuh sih. Shafira ikut meringankan beban Rahadi dan Yudha.

Sampai di villa laki-laki, aku bengong.

Aku Disetubuhi Beramai Ramai Hingga Ketagihan

Akhirnya aku dan Shafira hanya mengantar sampai pintu. Yudha dan Rahadi bergegas masuk, sementara Ringgo malah santai-santai di ruang tamu. Shafira langsung masuk, aku tak punya pilihan lain selain mengikutinya. Di dalam anak-anak laki-laki sekitar delapan orang, kalo Ringgo yang diluar nggak dihitung, lagi asyik nongkrong sembari main gitar. Begitu melihat kami, mereka langsung berteriak girang. Semua dari kelas yang berbeda-beda. Tak lama, aku dan Shafira sudah berada di antara mereka, bercanda dan cerita-cerita.

Shafira malah dengan santai tiduran telungkup di kasur mereka, aku risih banget melihatnya, namun diam aja. Entah siapa yang mulai, banyak yang menyindir Shafira. Namun Kiki malah menanggapi serius, tangannya naik menyentuh bahu Shafira. Perempuan itu langsung memekik menghindar, sementara laki-laki lain malah ribut menyoraki. Aku makin gugup.

Shafira diam aja, aku juga tambah risih. Apalagi pundak Feri mulai ditempelkan ke pundakku, dan entah sengaja atau tidak, tangan Agam menyilang di balik punggungku, seolah hendak merangkul.

'+relatedpoststitle+'

Bingung karena diimpit mereka, aku memutuskan untuk tidak bergerak. Namun ditahan Roni. Aku tahu Shafira dulu pernah suka sama Roni, jadi dia membiarkan Roni mengelus rambut dan pundaknya, bahkan tidak marah waktu dirangkul pinggangnya.

Rupanya ia menyadari kalau aku memperhatikan tangan Roni yang mengalungi pinggang Shafira. Tanpa menunggu jawaban, Agam memeluk pinggangku, aku kaget, namun sebelum protes, tangan Feri sudah menempel di pahaku yang terbungkus celana selutut, sementara pelukan Agam membuatku mau tak mau berbaring di dadanya yang bidang. Teriakan protes dan penolakanku tenggelam di tengah-tengah sorakan yang lain. Ringgo bahkan sampai masuk ke kamar karena mendengar ribut-ribut tadi.

Berbeda denganku yang menjerit ketakutan, Shafira malah kelihatan keenakan dipeluk-peluki dari berbagai arah oleh laki-laki yang mulai kegirangan itu.

Sementara Ben menjilati leherku dan tangannya mampir di dada kiriku, meremas-remasnya dengan gemas sampai aku kegelian. Kurasakan genggaman kuat Feri di dada kananku, sementara Rahadi menjilati pusarku. Ternyata mereka telah mengangkat pakaianku sampai sebatas dada. Aku menjerit-jerit memohon supaya mereka berhenti, namun sia-sia.Ikut Menyimak artikel anda min, klo sempet berkunjung balik ya min, Kilk artikel aku www.

Aku Tunggu artikel anda berikutnya Ya. Jual Obat Perangsang Wanita Blue Wizard merupakan obat perangsang dari Jerman dalam bentuk cair yang mampu membuat wanita terangsang libidonya, mampu meningkat rasa ingin bercinta sex secara liar tidak terkendali seperti ingin tidur sehingga anda sebagai pria akan dengan leluasa membuat wanita mau melakukan segala yang pria inginkan.

Kelebihan Blue Wizard adalah tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna dan akan cepat mudah bereaksi larut dalam minuman dan minumannya pun tidak mengubah warna, rasa dan bau dari mekanan atau minuman yang di campurkan. Jadi dapat dipastikan seorang wanita tidak akan merasa sudah mengkonsumsi Obat Perangsang Wanita ini ketika memakan atau meminumnya. Merasa tidak mengkonsumsi bukan bearti tidak bereaksi, dalam hitungan menit seorang wanita akan merasa tubuhnya memanas dan merasa ingin mendapat sentuhan dari lawan jenis.

Saat inilah Blue Wizard bekerja dalam tubuh wanita, membangkitkan hasrat seksual meskipun tanpa sentuhan dari seorang pria terlebih dahulu. Ya hanya hitungan menit seorang wanita telah di kuasai birahi yang tidak tertahankan, dalam kondisi ini tentu saja dengan sedikit sentuhan akan membuat seorang wanita tak dapat lagi membendung keinginannya untuk segera memuaskan hasrat sexnya.

Namun kami sarankan anda Pria tidak menggunakan obat perangsang ini untuk hal yang tidak tepat, kami berharap produk ini untuk pasangan suami istri yang mempunyai masalah kehidupan seksualitasnya. Agar memudahkan anda sebaiknya di campur dengan air yang bersoda, seperti cocac ola, fanta, dan spirite.

Atau bisa kedalam minuman lain seperti juice atau teh manis. Selain itu anda bisa campurkan ke makanan yang berkuah ,seperti sop. My brother recommended I might like this website. He was entirely right. This post truly made my day. This is a good post. I like this post. If you want to get many post like that, so you can visit this site Hujan deras di malam ini membuat semua orang malas untuk pergi keluar, suasana malam ini sangat dingin semakin menambah alasan untuk orang-orang tidak pergi keluar rumah, begitupula dengan suasana sekitar rumah Dewi, para tetangga kiri-kanan dan di depan rumah Dewipun enggan untuk keluar rumah, tidak ada satupun dari para satpam yang meninggalkan pos jaga mereka, tidak seperti biasanya mereka selalu terlihat mengobrol di jalanan komplek perumahan mewah itu.

Ternyata tidak semua orang malas berada di luar rumah, sebuah mobil minibus berjalan perlahan memasuki komplek perumahan mewah itu, tidak ada seorangpun yang menyadari mobil itu memasuki komplek perumahan mewah itu, karena derasnya hujan sehingga suara mobil itu tidak terdengar oleh seorangpun apalagi lampu mobil itu tidak dinyalakan, seolah-olah sedang mencari alamat ke empat orang di dalam mobil itupun menengok ke kiri dan kanan jalan, terlihat mobil itupun berhenti di depan rumah Dewi.

Terlihat sang Boss mulutnya berkumat-kamit merapal ajian ilmu sirepnya, di dalam pos jaga, Marno dan Dayat yang kebetulan sedang tugas di malam ini terlihat sedang asyik menonton acara TV, keduanya terlihat tertawa-tawa menyaksikan lawakan-lawakan di acara TV tersebut, mereka tidak menyadari kehadiran sebuah mobil di depan rumah Dewi ini, karena suara hujan yang keras berjatuhan di genteng pos mereka yang kadang-kadang dibarengi suara guntur yang menggelegar serta suara TV mereka yang keras.

Tak lama mulai terlihat Marno dan Dayat menguap berkali-kali, kantuk mulai menyerang mereka, kelopak mata mereka terasa berat, tanpa mereka sadari keduanya jatuh tertidur dengan lelapnya, mereka berdua sudah terpengaruh oleh ilmu sirep yang dilancarkan orang yang di dalam mobil minibus itu. Saat mobil minibus itu berhenti di depan rumah Dewi, Dewi baru saja selesai mandi dan sedang memakai cream malam di depan meja riasnya, tubuhnya yang seksipun belum mengenakan satu helai kainpun, selesai memakai cream malamnya Dewi merasakan kantuk yang sangat kuat menyerang dirinya, dia merasakan kelopak matanya sangat berat untuk dibuka, karena sudah tidak tahan lagi akhirnya diapun merebahkan tubuhnya diatas tempat tidurnya dalam keadaan telanjang bulat, terlihat Dewi sudah tertidur dengan lelapnya, Dewi sudah tidak memperdulikan dirinya belum mengenakan pakaian tidurnya karena rasa kantuknya yang sangat kuat mendera dirinya ini.

cerita lucah diperkosa beramai ramai ganas

Rasa kantuk yang sangat kuat ini dirasakan pula oleh para pembantunya, merekapun tertidur dengan lelapnya, bukan hanya orang-orang di rumah Dewi saja yang terserang kantuk yang sangat kuat itu, tetapi orang-orang di rumah-rumah di sekitar rumah Dewipun terserang rasa kantuk ini dan merekapun jatuh tertidur tanpa menyadari bahwa mereka semua telah terkena ajian sirep orang yang di dalam mobil minibus itu.

Kira-kira seperempat jam setelah melancarkan ajian sirepnya, salah satu dari keempat orang itu keluar dari mobil dengan mengenakan payung, orang tersebut perlahan-lahan menghampiri gerbang rumah Dewi, dari celah pintu gerbang orang tersebut mengintip keadaan di balik pintu gerbang itu, matanya langsung tertuju kearah pos satpam, dan orang tersebut melihat ke dua satpam rumah Dewi sudah terkulai, orang inipun tersenyum lalu tanganya menyusup masuk ke dalam pintu gerbang kecil itu dan menarik grendel pintu gerbang kecil itu, diapun masuk ke dalam gerbang, setelah berada di dalam dia menutup pintu gerbang kecil itu, orang tersebut menuju ke pos satpam dan memastikan bahwa ke dua orang satpam yang ia lihat itu benar-benar tertidur, setelah yakin kedua satpam itu tertidur pulas, dia lalu membuka pintu gerbang utama rumah Dewi dan memberi tanda kepada orang di dalam mobil untuk memasukkan mobilnya.

Mobil minibus itupun memasuki pekarangan rumah Dewi, orang itupun menutup kemabli pintu gerbang utama rumah Dewi setelah mobil minibus itu berada di dalam pekarangan rumah Dewi, sang sopir memarkir mobilnya di bawah awning di depan garasi rumah Dewi, terlihat setelah menutup pintu gerbang utama itu orang tersebut segera menghampiri ketiga rekannya yang saat itu keluar dari mobil. Ke empat orang itu mulai memasuki rumah Dewi melalui pintu garasinya, satu per satu ruangan di rumah Dewi mereka masuki dan mereka periksa semuanya tanpa terlewat, satu per satu setiap lemari dan laci mereka geledah, mereka menggeledah dengan teliti tanpa mengobrak-abrik isi dari lemari atau laci, nampaknya mereka sudah sering melakukan perampokan, terlihat dari cara mereka yang tenang tidak tergesa-gesa dan tidak mengobrak-abrik isi lemari atau laci, sehingga si empunya baru menyadari mereka kerampokan adalah saat mereka membutuhkan barang-barang mereka, dan nampaknya juga mereka tidak memperdulikan dengan barang-barang elektronik, yang mereka incar adalah perhiasan-perhiasan.

Ruangan demi ruangan telah selesai mereka geledah, perhiasan yang telah mereka dapatkan saat ini tidaklah terlalu banyak karena mereka hanya mendapatkan dari kamar anak tirinya Dewi dan dari ruang kerjanya saja, terlihat wajah mereka menampakkan kekecewaan dengan hasil yang telah mereka peroleh saat ini, yang tertinggal belum mereka geledah hanya 1 ruangan lagi, dan ruangan itu adalah kamar tidurnya Dewi, mereka berempat sangat berharap dari ruangan yang tersisa ini mereka akan mendapatkan lebih banyak lagi perhiasan agar mereka tidak perlu menjarah rumah-rumah yang lainnya, 1 rumah sudah cukup untuk malam ini bila mereka memperoleh perhiasan yang cukup untuk dibagi berempat.

Ke empat orang inipun bergegas masuk kedalam kamar tidur Dewi, orang terakhir menutup pintu kamar tidur Dewi dan menguncinya, mereka selalu melakukan hal tersebut sekedar berjaga-jaga saja apabila ada orang yang terbangun dari ajian boss mereka walaupun boss mereka bilang bahwa tidak ada yang bangun sebelum adzan subuh, saat ke empat orang itu menyusup masuk ke dalam kamar tidur Dewi itu, mereka menjadi tertegun saat melihat di atas tempat tidur tergolek sesosok tubuh wanita telanjang, ke empatnya hampir berbarengan menelan air liur mereka masing-masing.

Ke empat pasang mata mereka terbelalak saat melihat tubuh telanjang Dewi, mereka melihat sepasang bukit kembar Dewi yang mengkal seperti tak pernah tersentuh oleh tangan lelaki bergerak perlahan naik turun seiring dengan nafas Dewi yang sedang terlelap tidur, mereka juga melihat gundukan hitam yang terawat di atas belahan vaginanya, kemaluan mereka segera menggeliat bangun melihat pemandangan seperti ini yang belum pernah mereka lihat seumur hidup mereka.

Keempat orang ini bukanlah baru pertama kali melihat perempuan telanjang, sudah sering mereka melihat tubuh-tubuh telanjang, tapi baru pertama kali ini mereka melihat tubuh telanjang yang semulus ini dan kedua payudaranya yang sangat indah, ke empat orang ini berpandangan mata, di wajah mereka tersungging senyuman, nampak ke empat orang itu menghampiri tempat tidur Dewi, rupanya mereka lupa dengan tujuan mereka yaitu merampok rumah Dewi ini, saat ini dalam pikiran mereka adalah ingin melampiaskan nafsu birahi mereka pada tubuh telanjang Dewi, ke empat orang ini bagaikan singa-singa lapar yang mendapatkan suguhan daging yang siap di santap, tanpa ada yang memberi aba-aba ke empat orang itu serempak melucuti pakaian yang mereka kenakan.

Dengan tubuh yang sudah telanjang bulat dan dengan kemaluan yang sudah berdiri ngaceng, ke empatnya kembali berpandangan sambil menyeringai, malam ini mereka mendapatkan durian runtuh karena mereka akan menikmati tubuh mulus si empunya rumah, mereka tahu bahwa tubuh telanjang yang berada di depan mata mereka adalan si empunya rumah karena mereka lihat dari bentuk dan besarnya kamar tidur ini, tapi yang mereka tidak sangka adalah si empunya rumah ini sangat cantik dan memiliki tubuh yang seksi, dan secara kebetulan juga mereka mendapatkan nyonya rumah ini tertidur dalam keadaan telanjang bulat serta sendirian di kamar tidurnya.

Tubuh telanjang ke empat orang itu dengan senjata masing-masing yang teracung menghampiri tubuh telanjang Dewi yang sedang terlelap tidur, tubuh Dewi dengan mudah mereka geser ke tengah tempat tidur, salah satu dari ke empat orang itu yang selalu dipanggil boss oleh yang lainnya segera menghampiri bagian bawah tubuh Dewi, kedua kakinya Dewi di buka lebar-lebar, sehingga bibir vagina Dewi terpampang dengan jelas oleh mata mereka, kedua tangan si boss mulai merambah bibir vagina Dewi dan mulai menguakkan vagina Dewi, sehingga lubang senggama Dewi yang berwarna merah muda terpampang di mata si boss rampok itu, terlihat lubang senggama Dewi begitu kecil si bosspun menyeringai melihat hal itu.

Komar, Amir dan Abdul berunding menentukan siapa yang duluan mengenyot-ngenyot susu Dewi, akhirnya mereka memutuskan Amir dan Komar yang bertugas mengenyoti payudara Dewi sementara Abdul kebagian bibir Dewi, Dewi mendesah dalam tidurnya saat kedua mulut Amir dan Komar menyerang kedua buah dadanya, Amir menyerang payudara Dewi yang sebelah kiri sementara yang sebelah kanan di serbu dengan penuh nafsu oleh Komar, kedua orang itu menghisap-hisap kedua putingnya Dewi dengan rakus sementara tangan merekapun tidak mau ketinggalan meremas-remas payudaranya yang mengkal.

Lidah si boss mulai menjulur ke bibir vagina Dewi, dengan penuh nafsu bibir vagina Dewi mulai dijilatinya, diselingi dengan hisapan-hisapan lembut di kelentitnya Dewi, terdengar Dewi mendesah kembali di dalam tidurnya, suara desahan Dewi bercampur aduk dengan suara sruputan ketiga orang itu yang sedang asyik menghisap-hisap kedua tetek dan kelentit Dewi, sementara Abdul hanya pasrah mendapatkan bibir Dewi, dia hanya bisa mengoles-oleskan kemaluannya di bibir Dewi yang sedang mendesah, entah Dewi sedang bermimpi apa saat ini.

Kedua putingnya Dewipun sudah mencuat, karena hisapan Amir dan Komar, kedua putingnya itu sudah mengeras, lidah Amir dan Komarpun menari-nari di kedua putingnya Dewi itu, sementara si bosspun melihat kelentitnya Dewi sudah menongol keluar dari persembunyiannya akibat hisapan-hisapannya, memek Dewipun sudah mulai basah oleh air ludah si boss dan cairan precumnya Dewi, si boss sudah merasakan vagina Dewi yang sedang di jilatinya itu mengeluarkan cairan precumnya, karena lidahnya sudah merasakan vagina itu menjadi asin.Pada 4 tahun lepas di mana ketika itu sya masih bersekolah di tingkatan empat.

Rinna memperolehi maklumat tentang pulau itu dari pakciknya yanng pernah berkemah di pulau tersebut. Menurut pakciknya pemandangan di situ amat indah dengaan pantai yanng bersih. Dipendekkan cerita bermulalah cuti penggal ketiga sekolah dan kami pon sebulat suara bersetuju berkemah di pulau tersebut. Lenni dan Sarah pon memulakan rancangan kami dari awal awal pagi lagii dengaan menyewa sebuah bot kepunyan pakcik kepada Sarah di kampungnya.

Sesudah beberapa jam membelah ombak. Sesudah abang Sohan bersetuju dengaan cadangan kami pakcik Sohan pon menghidupkan enjin botnya dan berlalu dari situ. Tampa membuang masa kami pon mendirikan kemah di tepi pantai tersebut. Stlh selesai mendirikan kemah kami pon mulalah memasak dan makan tengah hari.

Angin bertiup begittu nyaman sementara Rinna dan Lenni pula mula menanggalkan underwere mereka dan berlari menuju ke laut. Angin begittu mendayu dayu membuatkan sya terlelap. Rogol Pantat Dara Beramai Ramai. Tiba tiba kedengaran suara Rinna menjerit meminta tolong di telingaku.

Kelihatan Rinna dan Lenni digomol sekumpulan lelaki lalu ditangkap oleh orang orang yanng kami tidak kenali. Sarah pula pengsan dipukul mereka akibat cuba melawan. Di situ kami diikat berasingan pada batang kayu. Rinna dan Lenni tidak memakai pakaian walau seurat benangpun di tubuh mereka kerna tidak sempat memakainya manakala sya dan Sarah hanye memekai underwere. Kelihatan susuk susuk tubuh lelaki yanng tegap dan sasa di hadapan kami semuanya memandang kami dengaan penuh berselera.

Kesemuanya mempunyai muka yanng bengis dan tidak terurus. Tiba tiba seorang daripada mereka membuka ikatan Rinna dan membawanya ke satu tempat yanng agak lapang. Rinna hanye senyap dan cuba menutup kemaluannya yanng terdedah dengaan tangannya. Kelihatan lanun lanun itu ketawa terbahak bahak dan mula menangalkan pakaian mereka. Kami tergamam seketika melihatkan susuk tubuh mereka yanng dlam berkeadaan bogel dan bagi kami inilah kali pertama kami melihat bentuk rupa senjata lelaki. Begittu jg dengaan kedua belah kaki Rinna yanng dipegang kemas oleh dua orang lanun.

Rinna meronta ronta utk melepaskan diri tettapi tenaga Rinna bukan saingan bagi empat orang lanun yanng berbadan besar. Dengann tenaga dua orang lanun yanng berbadan tegap itu mereka membuka kangkang Rinna seluasnya sehingga jelas terserlah tundun pantat nya yanng tinggi dan belahan alur pantat Rinna yanng kemerah merahan itu ditumbuhi dengaan bulu bulu halus di sekitarnya.

Rinna cuba meronta ronta utk melepaskan diri tapi apakan daya mereka lebih bertenaga dan makin kemas memegang tubuh badan Rinna. Kelihatan Rinna mula menangis tersedu sedu kerna tidak mampu melepaskan diri. Sya cuba menasihatkan Rinna agar tidak melawan dan bersabar. Lenni dan Sarah cume mampu memerhatikan kejadian itu.

Kelihatan lanun yanng berada di hadapan sekali itu mula menjilat peha dan mengentel putingetek Rinna smbil menyucuk nyucuk jarinya pada lubang pantat Rinna sehingga dubur nya terangkat angkat menahan serangan lanun itu. Kedengaran suara Rinna merayu agar jangaan diperlakukan sedemikian diselangi dengaan erangan dan tangisan yanng tak henti henti.

Tangisan Rinna mulai reda dan digantikan pula dengaan rengekan dan keluhan mgkin kerna khayal dlam kenikmatan.Toggle navigation Kisah Seks Melayu. Erick terkulai di atas dadanya. Ramitta bernafas pendek pendek. Mereka dan bersetubuh 2 kali malam itu dan pastiinya Ran anaknya pun daah tidur. Di capainya botol air di atas meja kecil dan dituangkan ke dlm gelas. Ramitta mengambil tuala kecil dan diletakkannya di mulut pantat nya sambiil mengesat sperma yang semakin meleleh di atas tilam.

Ran tentu suka. Erick membisikkan sesuatu ke telinga isteri nya. Ramitta cuma senyum "suka hati abanglah. Ramitta ikut saja" tangannya mula mengurut kote suaminya. Ramitta membuka kangkangnya dngan mudah Erick memasuki badannya. Erick memikirkan tentang kereta yang dia akan pandu esok yang diberikan oleh Datuk Khong bosnya. Kereta syarikat tapi cukuplah tue. Puas dia bekerja dngan majikan yang begituu baik, seronok.

Tanpa disedarinya hayunannya makin rancak. Ramitta mengerang kuat di bawahnya.

(CERITA SEKS NYATA) ng3nt0t dengan 3 pria demi melunasi hutang suami

Ramitta klimeks rupanya. Malam berlalu dngan suara Ramitta yang nyaring di selang seli salakan anjang sayup sayup di hujung taman perumahan mereka. Setelah memanggil beberapa kali Erick membuat keputusan yang abahnya tidak ada di rumah, Erick pastii mereka berada di dusun di lereng bukit di tepi sungai. Di sana ada pondok tempat mereka menunggu durian.

Abah dan emak pastii di sana. Erick mendahului diikuti oleh Ramitta yang berseluar jeans ketat yang lusuh dan Ran dibelakang sekali. Sejak ayahnya balik ni Ran tak dapat merasa lancapan emaknya lagi. Kebetulan Cikgu Lesda juge pergi kursus lebih awal daripada cuti. Kalu tidak pastii dia dapat "berseronok" dngan Cikgu Lesda. Cite seksi Bini Gian Dipancut Mertua Beramai Ramai 1 Citer rogol Sejak peristiwa dia dan Cikgu Lesda dirumahnya pada malam tue, dia selalu ke rumah Cikgu Lesda mereka terus saja melakukan hubungan "berseronok" di rumah cikgu Lesda dari masa ke semasa.

Cikgu Lesda selalu jemput dia bertandang ke rumahnya. Kalau pergi dia akan buat dua atau tiga kali sebelum balik ke rumah. Dari jauh Ran telah dapat melihat dangau yang dibuat oleh atoknya di tengah dusun. Lebih kurang 30 meter dari dangau itu mereka berhenti. Ayahnya mengangkat tangan supaya senyap.